Wednesday, 30 December 2015

Kata Mutiara Asma Nadia di Novel 17 Catatan Hati Ummi

Saya tipe orang yang suka iseng-iseng menulis. Nggak ada kerjaan, nulis ini itu. Tak pelak, waktu baca buku, ada kata bijak, catet deh. Kalau nggak seperti itu ya, camkan baik-baik dalam hati. Lihat televisi, ada kata bijak, langsung ketik di Microsoft office word, simpen baik-baik file. Kalau nggak seperti itu ya, ambil hp, langsung ketik dan simpen di note.
Huahahaha... kalo dipikir-pikir... Hmmm... Gimana ya... saya ini -_-'

Jadi daripada kata-kata bijak itu nongkrong percuma di buku catatan, diary, buku tulis, buku coret-coretan, hp, tablet, laptop, dan..... langeng sebagainya, saya akhirnya memutuskan untuk menshare semuanya ke teman-teman di blog. (baek banget kan ya? ;) *plakk
Dan kali ini saya mau berbagi kata mutiaranya Bunda Asma (saya dan teman-teman komunitas bisa menulis biasa menyebutnya begitu) di Novel 17 Catatan Hati Ummi.
By the way, tahu novel ini nggak? itu lho... yang ceritanya tentang Ummi Aminah si Pendakwah, punya anak tujuh dan bla bla bla. Selebihnya bisa temen-temen baca sendiri karena novel ini bagus gus gus gus banget. Cocok untuk dijadikan kado buat Ibunda tercinta <3 Terakhir kali saya mencari novel ini sepertinya novel ini sudah hilang dari atmosfir perbukuan dan nggak ada di toko buku lagi. Mungkin cetakannya sudah habis dan nggak mencetak lagi (sayang banget padahal ama isinya). Tapi temen-temen tenang aja karena sebagian masih ada yang menjual novel ini secara online. Cek di google. Saya pribadi sudah mencek sendiri waktu mau membelikannya untuk ibu saya.
Oke... daripada berpanjang kata terus inilah dia kata-kata bijak itu

©       Ibu adalah puisi yang tak terkatakan.
©       Dengan menatap lautan di matamu, bisa ku rasakan apakah aku berada di surga, atau neraka.
©       Ujian yang Dia tawarkan, semata untuk mengukur, adakah kemuliaanmu kian bertambah.
©       Cinta adalah perpaduan antara keinginan, dan sesuatu yang tak bisa kau hindari.
©       Bahkan misteri surga bisa terbaca, pada anak-anak yang menebarkan ketaqwaan, di setiap udara yang mereka hembuskan.
©       Lebih banyak luka dibanding cinta, pada hasrat yang tersesat.
©       Keindahan tuhan, melekat pada kuncup bunga mawar, pada sekumpulan burung yang pulang senja, dan pada tangan yang menawarkan keramahan.
©       Kemuliaan dibangun dnegan cinta kasih, bukan dengan kekuasaan, dan loyalitas duniawi.
©       Usia seperti jalan setapak, yang setiap hari kita lalui, kita senantiasa mengingat apa yang sudah terjadi, dan tetap saja menerka-nerka, apa yang bakal terjadi.
©       Maka hanya di kedamaian dan cinta, ku letakkan pengetahuan-Mu yang ku baca.
©       Meski sejatinya adalah anugerah, terkadang cinta, memilih takdirnya sendiri.
©       Kata-kata yang muncul dari rahim perempuan itu
Menguapkan aroma duka dan cinta-Nya.
©       Bahkan meski cinta sendiri yang datang menyapa, diperlukan banyak hal untuk memaknainya.
©       Bagi orang yang beriman, ujian ibarat cinta-Nya yang sesaat saja, tersembunyi.
©       Dusta memerlukan jalan berliku, sedang kejujuran hanya memerlukan satu jalan, cinta.
©       Kebahagiaan tidak terletak pada cara memulai atau mengakhiri sebuah perjalanan, tapi pada bagaimana menikmati sebuah proses.
©       Dan ketika Tuhan menyeru, bacalah!

Segera saja nasib mengeja kisah-kisahmu dalam belantara bernama waktu.

Kalau ada pertanyaan, "Sudah itu aja, Min?" | maka gue jawab, "Iyaa, itu ajaa..." -_-' (padahal prolognya banyak banget)

No comments:

Post a Comment

Download Materi Powerpoint Saling Ketergantungan antara Makhluk Hidup dengan Lingkungannya

Powepoint berisi tentang materi IPA Kelas IV SD/sederajat Bab Saling Ketergantungan antara Makhluk Hidup dengan Lingkungannya. Ada lima men...